Septic Tank

Pengelolaan lingkungan diperlukan dalam upaya pengelolaan lingkungan hidup sehingga kegiatan dan/atau usaha dapat mengelola lingkungannya dengan baik. Umumnya pengelolaan lingkungan dibagi menjadi beberapa bagian, antara lain  :

Pengelolaan terhadap kualitas air bersih

kualitas air bersih mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan nomor 416 tahun 1996 tentang kualitas air bersih yang meliputi kuaitas fisik air bersih (bau, warna, kekeruhan), kualitas kimia (Fe, Mn. Mg, Nitrit, nitrat dll) serta kualitas mikrobiologi seperti coli tinja, total coliform.

Pengelolaan terhadap kualitas air limbah

Kualitas air limbah mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup nomor 5 tahun 2014 tentang baku mutu kualitas air limbah. pada masing-masing kegiatan, indikator maupun baku mutu kualitas air limbah berbeda-beda yang meliputi pH, BOD (biological oxygen demand), COD (chemical oxygen demand), TSS (total suspended solid), DO (demand oxygen).

Pengelolaan terhadap limbah B3

Limbah b3 (bahan berbahaya dan beracun) perlu dikelola agar tidak mencemari lingkungan tanah, air dan udara. Umumnya pengelolaan limbah B3 pada suatu usaha dan atau kegiatan disimpan pada Tempat Penampungan Limbah B3 Sementara yang selanjutnya diangkut oleh perusahaan pengangkut limbah B3 ketempat pemusnahan limbah B3

Pengelolaan terhadap sampah domestik

Pengelolaan sampah domestik diperlukan agar sampah tidak berbau, menjadi tempat berkembangbiaknya lalat, tikus dan binatang pengerat lainnya. Hal ini penting agar kesehatan lingkungan menjadi terjaga. Pengelolaan terhadap sampah dilakukan dengan mengumpulkan sampah pada TPS sementara yang selanjutnya diangkut menuju Tempat Pembuangan Sampah Akhir.

pengelolaan terhadap kualitas udara ambient

Kualitas udara ambient sangat menentukan kesehatan masyarakat, parameter kualitas udara seperti debu, kebisingan, SOx, NOx seperti yang tercantum pada Peraturan Pemerintah 41 tahun 1999 tentang pengendalian pencemaran udara.

pengelolaan terhadap kualitas udara emisi sumber tidak bergerak

emisi sumber tidak bergerak contohnya cerobong genset, cerobong boiler, knalpot kendaraan.