Seingat ku, sakit ambient yang ku derita sudah berjalan dari tahun 2012. Musim kemarau yang berkepandangan telah mamaksaku untuk mengambil air dari tetangga rumah dan mushlola sekitar tempat tinggal ku.

Dengan menggunakan ember dan jerigen, setiap pagi dann sore bahkan malam hari aku harus mengambil air untuk keperluan keluarga. Mulanya sich biasa, tetapi lama kelamaan suatu siang di kantor, aku yang biasanya duduk bekerja didepan lap top, lama kelamaan terasa sakit apabila duduk. Aku pikir, ada apa dengan kondisi badanku? pikirku mungkin karena terlalu sering makan pedas pesan di Puti Minang atau Rumah Makan Ampera.

Sejak itu, pantatku sering terasa sakit. Sudah berobat ke dokter dan dokter mengatakan aku terkena hemeroid atau ambien. Namun rasa sakit di pantat tidak kunjung sembuh juga. Kata dokter, aku kurang makan makanan berserat. Tetapi aku membantah karna aku sering makan sayur seperti lalapan daun singkong, sawi, kubis tetapi entahlah mungkin sayurannya harus lebih banyak yang ku makan.

Suatu saat aku terinspirasi untuk mengkonsumsi buah pepaya setiap hari selama 3 bulan mengkonsumsi lumayan bisa mengurangi rasa nyeri. Tapi belum sembuh juga. Aku terinspirasi lagi untuk mengkonsumsi genjer yang direbus saja dengan air. Aku konsumsi selama 3 hari berturut-turut terasa enak kalo duduk dan tidak nyeri lagi. Alhamdulillah nyeri pantat akibat ambien sudah ada kemajuan, jadi aku harus rajin makan buah pepaya dan daun genjer setiap hari.

Kini, genjer menjadi menu yang wajib aku makan, bisa tiap hari, kadang seminggu 2 kali aku rebus kadang aku tumis.

Sayur genjer dulu sering diremehkan sebagai sayuran masyarakat kelas bawah, sekarang sayur genjer merupakan obat, harganya juga sudah lumayan mahal menyamai daun kangkung.